Saya ingin berbagi dan sekedar mengingatkan kepada saudara-saudara saya apa makna “waktu” yang sebenarnya. Waktu adalah sebuah dimensi yang penting di kehidupan ini. Tak ada waktu, tak aka nada kehidupan, dan pastinya tidak aka ada kita. Sadar akan betapa pentingnya waktu, oleh karena itu masing-masing individu yang menghargai waktu akan mengatur jadwal sebaik mungkin guna meminimalisir penyesalan yang selalu dating di akhir episode dari sebuah cerita.
Sering kita mengatakan kalimat ini “gak ada waktu nih”, misalnya ketika seseorang meminta bantuan kepada kita atau yang lainnya. Bukankah itu hanya merupakan sebuah alasan? Padahal waktu itu terhampar di depan kita. Tinggal pintar-pintarnya kita saja mengatur kegiatan kita. Seringkali kita kurang mengoptimalkan kesempatan dan menyia-nyiakan dimensi waktu sehingga tak jarang apa yang kita peroleh kurang sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Berikut ini ada sedikit bahan renungan yanag saya kutip dari http://www.slideshare.net/bangN/makna-waktu agar kita sadar betapa ruginya jika kita menyia-nyiakan dimensi ini:
- Untuk memahami makna SATU TAHUN Tanyalah seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas
- Untuk memahami makna SATU BULAN Tanyalah seorang ibu yang melahirkan bayi prematur
- Untuk memahami makna SATU MINGGU Tanyalah seorang editor majalah mingguan
- Untuk memahami makna SATU HARI Tanyalah seorang pekerja dengan gaji harian
- Untuk memahami makna SATU JAM Tanyalah seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya
- Untuk memahami makna SATU MENIT Tanyalah seseorang yang ketinggalan kereta
- Untuk memahami makna SATU DETIK Tanyalah seseorang yang selamat dari kecelakaan
- Untuk memahami makna SATU MILI DETIK Tanyalah seorang pelari yang meraih medali perak Olimpiade
Naaaaah. Jika sudah terjadi demikian anda pasti mengiyakan apa yang telah saya katakan bahwasanya penyesalan selalu datang di akhir episode dari sebuah cerita. Hal lain yang bisa kita lakukan yang lebih bermanfaat daripada kita menyesal antara lain adalah berbenah diri, belajar lebih menghargai waktu, belajar dari pengalaman, dan sadar akan kelalaian yang telah kita perbuat.
Maka dari itu kali ini saya ingin berbagi sedikit cara untuk management waktu agar kita berlaku preventif terhadap hal-hal yang berbau penyesalan. Namun bukan berarti kita tidak berani menghadapi tantangan. Justru dengan management waktu inilah kita akan menjalani tantangan. berikut tips-tips yang bisa mempengaruhi mindset kita dalam memanfaatkan waktu sebaik mungkin:
1. Berpikirlah bahwa satu detik ke depan bukanlah milik kita, sehingga kita senantiasa melakukan kebaikan.
2. Sadarlah bahwa waktu yang sama tidak akan datang kedua kalinya.
3. Ingatlah bahwa kita tidak akan pernah tahu kapan tiba waktu kita untuk kembali menghadap kepada Sang Pencipta. Yang nantinya kita akan dimintai pertanggungjawaban atas pemanfaatan waktu yang telah diberikan oleh Sang Pencipta kepada kita.
4. Lawan rasa malas yang ada dalam diri kita. karena tak jarang rasa malas ini bisa mempengaruhi kita untuk menunda pekerjaan yang ada.
5. Ingatlah bahwa waktu terus berlalu dan tidak akan pernah bisa diputar kembali.
6. Harus merasa rugi jika kita kehilangan satu detik saja untuk hal- hal yang tidak bermanfaat.
7. Buat jadwal sehingga kita dapat memanfaatkan secara maksimal waktu yang ada. Buatlah plan B juga untuk mencegah hal- hal yang tidak diinginkan.
8. Kita harus yakin bahwasanya kita mampu menggunakan waktu sebaik- baiknya karena kita senantiasa tidak ingin merasa dirugikan.
Sedikit yang bisa saya bagikan untukpara pembaca. semoga midset kita menjadi lebih baik lagi. dan satu hal lagi, semoga kita mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

